Wisata di Pacitan: 25 Destinasi Terbaik yang Wajib Dikunjungi Tahun 2026

Wisata di Pacitan, Surga Tersembunyi di Selatan Jawa

Pacitan dikenal sebagai Kota 1.000 Goa sekaligus salah satu destinasi wisata unggulan di Jawa Timur. Berada di pesisir selatan Pulau Jawa, kabupaten ini menawarkan perpaduan sempurna antara pantai berpasir putih, goa eksotis, sungai yang masih alami, hingga wisata sejarah dan kuliner.

Jika Anda sedang mencari wisata di Pacitan, Anda berada di tempat yang tepat. Artikel ini akan membahas destinasi terbaik, tips berkunjung, hingga rekomendasi paket wisata agar liburan semakin praktis.

Mengapa Memilih Wisata di Pacitan?

Pacitan memiliki daya tarik yang sulit ditemukan di daerah lain.

Beberapa alasannya antara lain:

  • Pantai berpasir putih yang masih alami
  • Goa-goa dengan stalaktit dan stalagmit yang menakjubkan
  • Sungai dengan pemandangan hijau yang memanjakan mata
  • Biaya wisata relatif terjangkau
  • Cocok untuk keluarga, pasangan, hingga rombongan
  • Banyak spot foto Instagramable
  • Kuliner khas yang menggugah selera

Tak heran jika setiap tahun jumlah wisatawan yang datang ke Pacitan terus meningkat.

1. Pantai Klayar

Pantai Klayar menjadi ikon utama wisata di Pacitan.

Daya tariknya adalah:

  • Seruling Laut
  • Karang Sphinx
  • Ombak besar khas Samudra Hindia
  • Sunset yang indah

Pantai ini menjadi destinasi favorit wisatawan dari berbagai daerah.

2. Pantai Srau

Bagi pecinta pantai yang tenang, Pantai Srau adalah pilihan terbaik.

Keunggulannya:

  • Air laut jernih
  • Pasir putih bersih
  • Bukit hijau
  • Cocok untuk camping

3. Pantai Teleng Ria

Pantai yang lokasinya paling dekat dengan pusat Kota Pacitan.

Aktivitas yang bisa dilakukan:

  • Bermain pasir
  • Naik ATV
  • Kuliner seafood
  • Menikmati sunrise

4. Pantai Buyutan

Pantai ini terkenal dengan batu karang menyerupai mahkota.

Pemandangannya sangat cocok untuk fotografi landscape.

5. Pantai Watukarung

Surga bagi peselancar dunia.

Selain ombak kelas internasional, pantai ini juga menawarkan suasana yang tenang dan alami.

6. Sungai Maron

Sungai Maron sering dijuluki sebagai “Amazon-nya Indonesia”.

Pengunjung dapat menyusuri sungai menggunakan perahu sambil menikmati hijaunya pepohonan di sepanjang aliran sungai.

7. Goa Gong

Goa Gong merupakan goa wisata paling terkenal di Pacitan.

Keunikannya:

  • Stalaktit dan stalagmit indah
  • Pencahayaan warna-warni
  • Jalur wisata yang nyaman

8. Goa Tabuhan

Goa ini memiliki batu yang dapat menghasilkan suara seperti gamelan saat dipukul.

Keunikan tersebut menjadikan Goa Tabuhan berbeda dari goa lainnya.

9. Museum dan Galeri SBY*ANI

Bagi pecinta sejarah, museum ini menjadi destinasi menarik.

Di dalamnya terdapat berbagai koleksi perjalanan hidup Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono beserta Ibu Ani Yudhoyono.

10. Pantai Pancer Door

Pantai ini terkenal sebagai lokasi:

  • Festival budaya
  • Wisata keluarga
  • Sunset
  • Jalur jogging

Destinasi Wisata Lain di Pacitan

Selain tempat-tempat populer di atas, masih banyak pilihan wisata di Pacitan, antara lain:

  • Pantai Kasap
  • Pantai Banyu Tibo
  • Pantai Karang Bolong
  • Pantai Watu Bale
  • Pantai Taman
  • Pantai Kijingan
  • Pantai Ngandul
  • Pantai Pikatan
  • Goa Kalak
  • Beiji Park
  • Alun-Alun Pacitan
  • Sentra Batik Pace
  • Kampung Nelayan Tamperan
  • Pasar Minulyo

Kuliner Khas Pacitan yang Wajib Dicoba

Liburan belum lengkap tanpa mencicipi kuliner khas Pacitan.

Beberapa makanan yang wajib dicoba:

  • Sego Gobyos
  • Tahu Tuna
  • Sate Tuna
  • Ikan Bakar
  • Sale Anggur
  • Otak-otak Tuna
  • Kupat Tahu Pacitan

Itinerary Wisata Pacitan 2 Hari 1 Malam

Hari Pertama

  • Pantai Klayar
  • Pantai Buyutan
  • Pantai Watukarung
  • Sunset di Pantai Srau

Hari Kedua

  • Goa Gong
  • Sungai Maron
  • Museum SBY*ANI
  • Oleh-oleh khas Pacitan

Tips Berwisata ke Pacitan

Agar perjalanan lebih nyaman:

  • Datang saat musim kemarau.
  • Gunakan kendaraan yang prima.
  • Datang pagi untuk menghindari antrean.
  • Gunakan alas kaki yang nyaman.
  • Siapkan kamera atau drone (sesuai aturan lokasi).
  • Selalu menjaga kebersihan destinasi wisata.

Mengapa Menggunakan Paket Wisata Pacitan?

Merencanakan perjalanan sendiri memang menyenangkan, tetapi menggunakan paket wisata memiliki banyak keuntungan.

Di antaranya:

  • Tidak perlu repot menyusun itinerary.
  • Transportasi sudah disiapkan.
  • Didampingi tour guide lokal.
  • Lebih hemat waktu.
  • Destinasi wisata lebih optimal.
  • Cocok untuk keluarga, gathering, study tour, maupun perusahaan.

Dengan paket wisata, Anda bisa menikmati lebih banyak destinasi tanpa harus memikirkan rute perjalanan.

Paket Wisata Pacitan Bersama Mujiati Tour

Jika Anda ingin menikmati pengalaman terbaik menjelajahi wisata di Pacitan, Mujiati Tour siap membantu mulai dari penyusunan itinerary, transportasi, penginapan, hingga pendampingan selama perjalanan.

Tersedia berbagai pilihan paket seperti:

  • Paket wisata 1 hari
  • Paket wisata 2 hari 1 malam
  • Paket wisata 3 hari 2 malam
  • Family Trip
  • Gathering Perusahaan
  • Study Tour
  • Private Trip
  • Open Trip (jadwal tertentu)

Semua paket dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan jumlah peserta.

Gereja Unik Berbentuk Kapal di Pacitan, Stasi Santo Fransiskus Xaverius Jadi Daya Tarik Wisata Religi

Pacitan – Kabupaten Pacitan tidak hanya dikenal dengan deretan pantai indahnya, tetapi juga memiliki destinasi wisata religi yang unik dan menarik perhatian. Salah satunya adalah Gereja Katolik Stasi Santo Fransiskus Xaverius, yang memiliki bentuk bangunan menyerupai kapal.

Keunikan arsitektur gereja ini menjadikannya berbeda dari gereja pada umumnya. Bentuknya yang mirip kapal membuat banyak orang penasaran dan tertarik untuk berkunjung, baik umat Katolik maupun wisatawan umum.

Lokasi dan Akses

Gereja Katolik Stasi Santo Fransiskus Xaverius terletak di wilayah Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Lokasinya cukup strategis dan mudah dijangkau dari pusat kota Pacitan dengan waktu tempuh yang relatif singkat.

Secara administratif, gereja ini beralamat di Jl. Piere Tendean No.9, Palihan, Pucangsewu, Kec. Pacitan, Kabupaten Pacitan. Lokasi tersebut berada di jalur yang mudah diakses sehingga memudahkan wisatawan yang ingin berkunjung.

Akses menuju gereja ini terbilang baik, dengan kondisi jalan yang sudah memadai untuk dilalui berbagai jenis kendaraan, mulai dari sepeda motor, mobil pribadi, hingga bus pariwisata berukuran besar. Hal ini menjadikan gereja ini semakin potensial sebagai destinasi wisata religi yang ramah untuk rombongan.

Untuk waktu kunjungan, gereja ini umumnya buka setiap hari dengan jam operasional:

  • Senin – Sabtu: 08.00 – 17.00 WIB
  • Minggu: 07.00 – 17.00 WIB

Menariknya, sejumlah wisatawan dari luar kota yang menggunakan jasa Mujiati Tour Pacitan juga kerap memasukkan lokasi gereja ini ke dalam daftar kunjungan mereka. Tidak hanya menikmati keindahan pantai, para wisatawan tersebut juga tertarik singgah ke gereja unik berbentuk kapal ini.

Banyak pelanggan Mujiati Tour memberikan respons positif karena mendapatkan pengalaman wisata yang lebih beragam—mulai dari wisata alam hingga wisata religi—dalam satu perjalanan di Pacitan.

Sejarah Singkat

Stasi Santo Fransiskus Xaverius merupakan bagian dari pelayanan Gereja Katolik di Pacitan. Nama Santo Fransiskus Xaverius sendiri diambil dari salah satu tokoh misionaris besar dalam Gereja Katolik yang dikenal karena dedikasinya dalam menyebarkan ajaran agama ke berbagai penjuru dunia.

Pembangunan gereja ini tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi simbol pertumbuhan iman umat Katolik di wilayah tersebut.

Keunikan Arsitektur Berbentuk Kapal

Daya tarik utama gereja ini terletak pada desain bangunannya yang menyerupai kapal. Bentuk ini bukan tanpa makna, melainkan memiliki filosofi mendalam.

Kapal sering dimaknai sebagai simbol perjalanan iman dan perlindungan, layaknya bahtera yang membawa umat menuju keselamatan. Desain ini juga mencerminkan Gereja sebagai tempat bernaung bagi umat dalam menjalani kehidupan spiritual.

Selain bentuk luar yang mencolok, bagian interior gereja juga dirancang dengan sederhana namun tetap menghadirkan suasana khidmat dan tenang.

Daya Tarik Wisata Religi

Keunikan gereja ini menjadikannya salah satu destinasi wisata religi di Pacitan yang layak dikunjungi. Banyak pengunjung datang untuk melihat langsung bentuk bangunan yang tidak biasa, sekaligus merasakan suasana damai di sekitarnya.

Selain itu, gereja ini juga menjadi spot foto menarik karena bentuknya yang ikonik dan jarang ditemukan di tempat lain.

Kegiatan Ibadah dan Perayaan

Sebagai tempat ibadah, gereja ini rutin digunakan untuk kegiatan keagamaan umat Katolik, termasuk misa dan perayaan hari besar seperti Natal dan Paskah.

Kegiatan tersebut menjadi momen penting bagi umat sekaligus mempererat kebersamaan komunitas.

Tips Berkunjung

Bagi wisatawan yang ingin berkunjung, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  • Gunakan pakaian yang sopan dan menghormati tempat ibadah
  • Jaga ketenangan dan kebersihan lingkungan
  • Datang di luar waktu ibadah jika ingin berkeliling dengan leluasa

Fasilitas

Di sekitar gereja tersedia fasilitas pendukung seperti area parkir dan lingkungan yang cukup nyaman bagi pengunjung.

Daya Tarik yang Semakin Dikenal

Gereja Katolik Stasi Santo Fransiskus Xaverius menunjukkan bahwa Pacitan tidak hanya dikenal melalui wisata alamnya, tetapi juga memiliki potensi wisata religi yang menarik untuk dikunjungi.

Bentuk bangunan yang menyerupai kapal serta nilai spiritual yang melekat menjadikan gereja ini semakin dikenal sebagai salah satu destinasi unik di Pacitan. Kehadirannya memberi warna tersendiri bagi wisata daerah, sekaligus menjadi alternatif kunjungan selain pantai yang selama ini lebih populer.

Pesona Pantai Watu Karung Pacitan: Surga Berselancar di Tengah Pasir Putih

Keindahan alam Pulau Jawa semakin terbukti melalui kehadiran Pantai Watu Karung di Pacitan, Jawa Timur. Terletak di Kecamatan Pringkuku, tepatnya di Dusun Ketro Desa Watu Karung, pantai ini telah menjadi daya tarik utama bagi para pecinta alam dan penggemar olahraga air.

Pantai Watu Karung mempesona dengan hamparan pasir putihnya yang luas dan memikat hati. Tak hanya itu pantai Watu Karung juga memiliki ombak kelas dunia tak sedikit wisatawan mancanegara datang untuk mencoba menaklukan ombak laut di pantai ini.

“Dari semua pantai yang pernah saya kunjungi, Pantai Watu Karung memiliki ombak yang paling menantang dan sesuai untuk berselancar. Pengalaman yang luar biasa!” ujar Daniel, seorang peselancar yang datang dari Bali.

Tiket masuk ke Pantai Watu Karung terjangkau bagi semua kalangan, dengan harga hanya Rp 5.000 untuk anak-anak dan Rp 10.000 untuk dewasa. Hal ini menjadikan pantai ini sebagai pilihan liburan yang ramah di kantong.

Tak hanya Pantai Watu Karung, di sekitarnya juga terdapat destinasi wisata lain yang tidak kalah menarik, seperti Pantai Bercak, Pantai Kasap, dan Kali Cokel. Pengunjung dapat menikmati keindahan alam Pacitan secara keseluruhan dengan mudah berpindah dari satu destinasi ke destinasi lainnya.

Akses jalan menuju Pantai Watu Karung juga semakin memudahkan, karena jalan telah diperlebar untuk memfasilitasi perjalanan wisatawan. Bagi yang ingin menjelajahi berbagai destinasi wisata di Pacitan tanpa repot, layanan Mujiati Tour siap membantu merencanakan perjalanan liburanmu di Pacitan dengan berbagai macam pilihan paket wisatanya.

Dengan kombinasi keindahan alamnya yang memukau, ombak lautnya yang menantang, dan kemudahan akses serta layanan wisata yang terpercaya, Pantai Watu Karung Pacitan menawarkan pengalaman liburan yang luar biasa bagi semua pengunjungnya.

Pantai Klayar Pacitan: Surga Wisata dengan Batu Karang Mirip Sphinx

Keindahan alam Indonesia sekali lagi menampilkan pesonanya melalui Pantai Klayar di Pacitan, Jawa Timur. Pantai yang terletak di Desa Sendang, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan ini tidak hanya memukau dengan pasir putihnya yang lembut dan ombak yang menggoda, tetapi juga dengan ikon alamnya yang menakjubkan: batu karang raksasa yang menyerupai batu Sphinx di Mesir.

Menikmati keindahan Pantai Klayar kini semakin mudah dengan akses jalan yang dapat dilalui oleh kendaraan besar seperti bus. Hal ini memberikan kemudahan bagi para wisatawan untuk mencapai destinasi ini dengan mudah dan nyaman.

“Dulu, akses menuju Pantai Klayar terasa sulit. Namun sekarang, dengan adanya akses jalan yang lebih baik, semakin banyak orang yang tertarik untuk mengunjungi pantai ini,” ujar Siti, seorang pengunjung yang baru saja tiba dari Yogyakarta.

Tidak hanya itu, Pantai Klayar juga menawarkan tarif tiket masuk yang terjangkau, dengan harga anak-anak sebesar Rp 10.000 dan dewasa seharga Rp 15.000. Hal ini membuat pantai ini menjadi pilihan liburan yang ramah di kantong bagi semua kalangan.

Untuk wisatawan yang ingin menikmati lebih lama pesona Pantai Klayar, di sekitar pantai sudah banyak tersedia penginapan dengan berbagai fasilitas yang nyaman dan memadai. Selain itu, layanan Mujiati Tour juga siap membantu Anda merencanakan liburan di Pacitan dengan berbagai pilihan paket wisata yang menarik.

Dengan keindahan alamnya yang memukau, kemudahan akses, dan layanan wisata yang terpercaya, Pantai Klayar Pacitan menjanjikan pengalaman liburan yang tak terlupakan bagi semua pengunjungnya.

Menyusuri Keindahan Sungai Maron, Rute dan Harga Tiket Masuk

Kota Pacitan digadang-gadang memiliki destinasi wisata yang dijuluki sebagai Amazon-Nya Indonesia. Destinasi wisata ini merupakan wisata Sungai Maron yang beralamatkan di Desa Dersono, Kecamatan Pringkuku, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Dengan menawarkan panorama pemandangan hutan tropis yang teduh kepada wisatawan, destinasi wisata ini juga memiliki daya tarik tersendiri yakni susur sungai sejauh 4,5 Kilometer.

Karena memiliki aliran air sungai yang berwarna biru

kehijauan dan jernih sekaligus pepohonan hijau yang rimbun di tepi kanan dan kiri sungai menjadikan wisatawan semakin betah ketika menyusuri Sungai Maron. Untuk menyusuri sungai ini, wisatawan dapat menyewa perahu milik warga setempat dengan kapasitas penumpang 4-6 orang. Selain itu, wisatawan juga bisa menyusuri keindahan sungai ini menggunakan ban pelampung. Tapi tenang saja, demi menjaga keamanan wisatawan selama menyusuri sungai, wisatawan diwajibkan untuk mengenakan jaket pelampung yang sudah tersedia.

Selama menyusuri Sungai Maron, wisatawan dapat menikmati keindahan bukit-bukit karang dekat pantai yang memukau. Tidak hanya itu, di sepanjang perjalanan mengarungi Sungai Maron ini, wisatawan dapat mengabadikan momen terbaiknya karena terdapat spot-spot foto instagramable yang telah disediakan oleh pihak pengelola wisata.

Salah satu spot foto yang menjadi favorit bagi wisatawan merupakan spot foto ayunan yang dikaitkan dengan batang pohon besar di atas sungai. Sehingga wisatawan dapat berfoto sembari duduk di ayunan dengan kaki menggantung di atas permukaan sungai. Selain itu, spot foto yang tidak kalah menarik ketika wisatawan berfoto sembari duduk di ujung perahu dengan latar belakang pepohonan hijau dan air sungai yang tenang serta pemandangan indah di tepi kanan kiri sungai. Dengan keindahan panorama yang disuguhkan, destinasi wisata Sungai Maron ini kerap dijadikan sebagai tempat foto prewedding.

Meskipun kerap kali dijuluki sebagai Amazonnya Indonesia sungai ini tidak dipenuhi oleh satwa ganas. Justru, destinasi wisata Sungai Maron dijadikan sebagai tempat pemancingan untuk menangkap ikan sejenis nila, bawal dan sidat. Kebersihan sungai ini senantiasa terjaga karena dijadikan sebagai sumber mata air warga.

Rute Destinasi Wisata Sungai Maron

Untuk bisa menuju ke destinasi wisata Sungai Maron, dari pusat Kota Pacitan terdapat 3 rute yang bisa kalian pilih. Jika ingin melewati rute terdekat, kalian bisa melewati Jl. Nasional III. Selain itu, kalian juga bisa memilih rute dari Jl. Raya Tompak Rinjing dan Jl. Dadapan Watukarung. Rute terakhir, bisa melewati Jl. Nasional III dan Jl. Punung – Kalak.

Jarak tempuh menuju Sungai Maron dari pusat kota Alun-Alun Pacitan sekitar 24 Km dengan estimasi waktu perjalanan 50 menit.

Harga Tiket Masuk Destinasi Wisata Sungai Maron

Bagi kalian yang ingin berkunjung ke Sungai Maron cukup membayar tiket masuk sebesar Rp5.000,- per orang. Tiket ini berlaku untuk orang dewasa.

Sementara bagi kalian yang ingin menyusuri Sungai Maron menggunakan perahu dengan kapasitas maksimal 3 orang cukup merogoh kocek sebesar Rp100.000,-

Adapun untuk biaya parkir motor sebesar Rp3.000,- sedangkan parkir mobil sebesar Rp5.000,-

Yuk segera menyusuri Amazon-Nya Pacitan!

Bosan Berkunjung ke Pantai? Bukit Sentono Gentong bisa jadi Tujuanmu!

Pacitan merupakan salah satu kabupaten yang terletak di Jawa Timur. Kabupaten yang mendapatkan julukan 1001 Goa ini, memiliki keindahan destinasi wisata yang beragam. Tidak hanya goa dan pantai, Kabupaten Pacitan juga memiliki keindahan bukit yang memukau. Salah satunya, bukit yang terletak di Desa Dadapan Kecamatan Pringkuku yang dikenal dengan Bukit Sentono Gentong.
Bukit yang menyuguhkan keindahan Pantai Teleng Ria tersebut, juga dijadikan sebagai salah satu tempat untuk menikmati sunrise ditemani dengan semilir angin nan sepoi-sepoi.  Menyajikan pemandangan pantai, pemukiman warga, pepohonan dan birunya langit menjadikan wisatawan makin betah berlama-lama di Sentono Gentong.
Ketika cuaca cerah di pagi hari, sinar mentari pagi yang perlahan menyoroti kawasan Sentono Gentong menyapu lapisan awan putih yang menutupi indahnya langit di pagi hari. Tidak hanya itu, ketika berkunjung ke destinasi wisata ini, kalian juga bisa memacu adrenalin dengan mencoba wahana paralayang yang tersedia. Tenang saja, di sana sudah ada instruktur yang akan menemani ketika ingin mencoba wahana paralayang. Selain untuk memanjakan mata, kawasan wisata ini memang cocok dijadikan sebagai tempat menggelar acara paralayang.
Pemandangan Bukit Sentono Gentong di malam hari juga tidak kalah memukau. Tampak dengan jelas keindahan lampu-lampu kota dan pemukiman penduduk dari atas bukit. Selain itu, cahaya bulan dan bintang di langit malam berhasil memanjakan mata untuk menikmati keindahan sang pencipta. Rasanya kurang tepat jika berkunjung ke Bukit Sentono Gentong sendirian tanpa mengajak pasangan maupun sanak saudara di rumah untuk menikmati indahnya suasana malam yang romantis.
Selain menyajikan keindahan yang memanjakan mata, konon katanya destinasi wisata Sentono Gentong menyimpan sejarah yang dipercayai oleh masyarakat setempat. Di mana terdapat tumbal yang dipercayai dapat menopang keseimbangan Pulau Jawa. Selain itu, di kawasan ini terdapat kompleks yang dikelilingi oleh pagar dengan desain bangunan seperti gubuk dan terletak di ujung tebing.

Rute Sentono Gentong Pacitan

Adapun rute yang bisa ditempuh ketika akan berkunjung ke Sentono Gentong cukuplah mudah. Ketika dari arah Kota Pacitan melewati jalur bus Pacitan-Solo tepatnya sebelum pertigaan Desa Dadapan terdapat rambu-rambu menuju lokasi Sentono Gentong tepatnya di gang jalan sebelah kanan. Sedangkan dari arah barat silakan ikuti jalan raya Solo-Pacitan tepatnya setelah pertigaan Kantor Desa Dadapan kurang lebih 30 M kiri jalan atau bisa melihat rambu-rambu yang ada.

Harga Tiket Sentono Gentong

Oh iya, bagi kalian yang ingin berkunjung ke wisata ini cukup dengan merogoh kocek sebesar Rp10.000,- kalian sudah bisa menikmati keindahan panorama Sentono Gentong sekaligus menelusuri sejarah di dalamnya.
Tertarik dengan keindahannya? yuk segera jadwalkan berkunjung ke destinasi wisata ini.